- Aplikasi Sentuh Tanahku menyediakan fitur Info Layanan untuk mempermudah akses informasi pertanahan.
- Fitur simulasi biaya membantu masyarakat memperkirakan anggaran sebelum transaksi jual beli tanah.
- Fitur Antrian Online memungkinkan masyarakat untuk mengambil nomor antrian secara digital, meningkatkan efisiensi layanan.
Dalam upaya meningkatkan akses informasi layanan pertanahan bagi masyarakat Blitar, aplikasi Sentuh Tanahku kini dilengkapi dengan fitur Info Layanan. Fitur ini dirancang oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempermudah publik dalam mendapatkan informasi terkait syarat dan layanan yang tersedia sebelum berkunjung ke kantor pertanahan.
Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nur Hidayat dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ATR/BPN dalam podcast resmi kementerian, fitur Info Layanan memungkinkan pengguna untuk menemukan informasi penting mengenai persyaratan dokumen yang wajib dipenuhi saat melakukan pengajuan layanan. Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat yang sering kali menghadapi kesulitan dalam mengetahui dokumen yang diperlukan, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat layanan.
Selain informasi mengenai persyaratan, Sentuh Tanahku juga menawarkan fitur simulasi biaya. Pengguna cukup memasukkan data seperti luas tanah yang ingin diproses untuk mendapatkan perkiraan biaya yang harus disiapkan. Sebagai contoh, dalam transaksi jual beli tanah, aplikasi ini dapat memberikan estimasi biaya yang lebih jelas, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan anggaran sebelum mengurus transaksi.
Tak hanya itu, Sentuh Tanahku juga menyediakan fitur Antrian Online yang memungkinkan masyarakat untuk mengambil nomor antrian secara digital. Dengan demikian, mereka dapat lebih efisien dalam mengatur waktu kunjungan ke kantor pertanahan. Semua fitur ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses pelayanan pertanahan, sehingga masyarakat Blitar dapat lebih cepat mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan dalam pengurusan dokumen pertanahan.