- Datsun Go kembali menarik perhatian sebagai mobil bekas yang terjangkau.
- Datsun Go+ Panca menawarkan kapasitas hingga tujuh penumpang, ideal untuk keluarga.
- Merek Datsun memiliki sejarah panjang dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan murah di pasar berkembang.
Datsun Go, yang pernah meramaikan segmen Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia, kini kembali menarik perhatian sebagai mobil bekas yang terjangkau. Meskipun merek ini telah menghentikan penjualannya di Indonesia sejak tahun 2020 akibat persaingan yang semakin ketat, mobil berusia muda ini kini dapat dijumpai dengan harga sekitar Rp50 juta, menjadikannya alternatif menarik bagi masyarakat Blitar yang ingin membeli kendaraan dengan budget terbatas.
Datsun Go hadir dalam format lima penumpang, sedangkan Datsun Go+ Panca menawarkan kapasitas hingga tujuh penumpang, memberikan fleksibilitas bagi keluarga yang membutuhkan ruang lebih. Merek Datsun sendiri memiliki sejarah panjang bersama Nissan, di mana nama ini sempat menghilang sejak 1986 sebelum kembali diluncurkan pada tahun 2013 untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif di negara berkembang.
Mobil Datsun Go+ Panca diluncurkan pada Mei 2014 dan menjadi salah satu pelopor mobil murah di Indonesia, menawarkan ruang yang memadai untuk keluarga. Tak lama kemudian, Datsun Go versi lima penumpang diperkenalkan pada Agustus 2014. Datsun berusaha memperluas jangkauannya dengan mengenalkan Datsun Cross pada 2018, serta melakukan facelift pada produk-produk yang telah ada.
Namun, meskipun kehadiran Datsun yang cukup inovatif dalam menghadirkan mobil terjangkau, merek ini menghadapi kesulitan mempertahankan penjualan di tengah kompetisi yang ketat di pasar LCGC. Dengan keputusan untuk menghentikan penjualan di Indonesia pada 2020, masyarakat Blitar kini bisa melihat Datsun Go sebagai opsi kendaraan bekas yang ekonomis dan memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari.