- Donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan budaya hidup sehat.
- Kegiatan edukasi ini melibatkan dosen dan mahasiswa untuk mengedukasi karyawan klinik.
- Peningkatan pengetahuan karyawan tentang donor darah setelah mengikuti program.
Donor darah telah menjadi salah satu wujud kepedulian sosial yang penting, terutama dalam konteks kesehatan masyarakat. Di Kabupaten Blitar, gerakan ini tidak hanya dikenal sebagai kegiatan amal, tetapi juga sebagai bagian integral dari upaya menciptakan budaya hidup sehat di tempat kerja. Kegiatan ini diusung dalam program bertajuk "Edukasi dan Promosi Donor Darah bagi Karyawan: Perusahaan Sehat, Sesama Selamat", yang digelar oleh tim dosen dari Program Studi D3 Teknologi Bank Darah, Poltekkes Kemenkes Malang.
Acara yang berlangsung di Klinik Pratama Rawat Inap Nirmala, Kecamatan Panggungrejo, ini dilaksanakan sebanyak tiga kali pada bulan Mei, Juni, dan September 2026. Dipimpin oleh Atik Kurniawati, S.Si., M.Si. dan Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes., serta melibatkan mahasiswa D3 Teknologi Bank Darah, kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah, tetapi juga untuk menghimpun karyawan sebagai agen promosi di lingkungan mereka masing-masing.
Dalam rangkaian edukasi ini, para karyawan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengertian dan jenis donor darah, serta syarat yang diperlukan untuk menjadi pendonor. Proses donor darah dan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental juga disampaikan dengan jelas. Sebagai bagian dari interaksi, peserta terlibat dalam diskusi interaktif, yang terbukti meningkatkan pengetahuan mereka secara signifikan pasca kegiatan.
Program ini diharapkan dapat menjadikan karyawan Klinik Nirmala sebagai pelopor kesehatan di lingkungan kerja mereka, yang dengan proaktif akan mendorong rekan-rekan dan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam kegiatan donor darah. Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya akan menyelamatkan nyawa, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih sehat di Blitar.