- RUU Sisdiknas bertujuan untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi semua, termasuk anak berkebutuhan khusus.
- Pentingnya pengaturan menyeluruh dalam pendidikan agar masyarakat memiliki akses yang sama.
- Pendidikan sepanjang hayat diyakini perlu didorong agar masyarakat terus belajar dan berkembang.
BANDUNG - Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) kini memasuki fase krusial setelah Komisi X DPR RI berhasil menyelesaikan draft yang mencakup 16 bab dan 257 pasal. Regulasi ini bertujuan untuk memperkuat pemerataan pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, serta menjamin akses belajar sepanjang hayat. Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menekankan bahwa RUU Sisdiknas harus menjadi pedoman utama dalam pembentukan kebijakan pendidikan nasional yang inklusif.
Draf RUU ini telah mendapatkan masukan dari para pakar pendidikan, pendidik, dan akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia, yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi ini. Pengaturan yang tepat dikatakan Ferdiansyah sangat penting guna memastikan bahwa setiap peserta didik, dengan beragam latar belakang dan karakteristik, dapat memperoleh pelayanan pendidikan yang memadai dan berkualitas.
Ferdiansyah menjelaskan bahwa pengaturan dalam RUU ini tidak dapat dibatasi pada jenjang pendidikan tertentu saja. Sebaliknya, sistem pendidikan harus dirancang secara menyeluruh sehingga setiap warga negara memiliki kesempatan untuk mengakses pendidikan yang layak. Konsep pendidikan berkelanjutan yang diterapkan dalam RUU Sisdiknas juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya kesempatan belajar yang tidak berhenti pada pendidikan formal, melainkan dapat berlangsung sepanjang hayat, sehingga masyarakat mendapat ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan zaman.
Dengan demikian, RUU Sisdiknas diharapkan dapat menjadi payung hukum yang tidak hanya merangkum berbagai jenjang pendidikan, tetapi juga mengatur jalur dan jenis pendidikan secara terperinci. Hal ini akan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan memiliki arah yang jelas dan saling mendukung, serta dapat memberikan kontribusi signifikan pada pencapaian tujuan pendidikan nasional di seluruh Indonesia, termasuk di Blitar.