Sabtu, 26 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Gatot Tiwul Yutum: Jajanan Legendaris Gunungkidul dengan Varian Modern Sejak 1985

Gatot Tiwul Yutum: Jajanan Legendaris Gunungkidul dengan Varian Modern Sejak 1985

Gatot Tiwul Yutum: Jajanan Legendaris Gunungkidul dengan Varian Modern Sejak 1985
Poin Penting:
  • Gatot Tiwul Yutum adalah kuliner legendaris yang berdiri sejak 1985 di Gunungkidul.
  • Usaha ini kini dikelola generasi kedua dengan inovasi varian rasa kekinian.
  • Nama 'Yutum' memiliki latar belakang emosional yang mengedepankan hubungan masyarakat.

Gatot Tiwul Yutum menjadi salah satu ikon kuliner yang wajib dicoba bagi para pengunjung yang datang ke Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di Jalan Pramuka Nomor 36, Wonosari, restoran ini telah menyajikan kelezatan tradisional sejak tahun 1985. Memasuki generasi kedua, Gatot Tiwul Yutum kini tidak hanya menawarkan rasa original, tetapi juga beragam varian modern yang memanjakan lidah, termasuk produk instan yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Bahan baku utama Gatot Tiwul Yutum adalah singkong, yang diolah dengan cara khusus agar menghasilkan dua jenis kuliner yang berbeda. Gatot berasal dari gaplek gelap, sedangkan tiwul diolah dari gaplek putih yang dihaluskan, keduanya menyajikan cita rasa yang otentik. Selamat Riyadi, pengelola generasi kedua, menjelaskan bahwa usaha ini dimulai dengan menjajakan produk secara keliling dari pasar ke pasar, yang menunjukkan semangat perjuangan dan inovasi dari para pendahulu.

Perkembangan usaha ini mulai terlihat pada tahun 2004, dengan produksi yang dilakukan di dapur sendiri. Dalam waktu singkat, kios kecil berbahan bambu dibuka, dan pada tahun 2010 hingga 2011, desain dan lokasi usaha ini dirombak menjadi lebih modern. Nama 'Yutum' sendiri diambil dari panggilan akrab pelanggan kepada ibunya, Tumirah, saat masih berjualan secara keliling, menjadikan tempat ini tidak hanya sebagai lokasi kuliner, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan kenangan komunitas.

Dengan demikian, selain mempertahankan rasa tradisional, Gatot Tiwul Yutum juga berinovasi dengan menghadirkan varian baru yang menarik, seperti cokelat, kopi, pandan, dan keju, serta tiwul coblong yang unik, di mana gula jawa meleleh di bagian tengahnya. Sensasi manis yang dihasilkan pasti akan memanjakan setiap suapan. Bagi masyarakat Blitar dan pengunjung Gunungkidul, Gatot Tiwul Yutum adalah representasi cita rasa lokal yang tak lekang oleh waktu dan terus beradaptasi dengan perkembangan selera masa kini.