Kamis, 08 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pendidikan & Budaya › Menelusuri Keanekaragaman Anggrek Bulan: 22 Jenis dari Amabilis hingga Floresensis

Menelusuri Keanekaragaman Anggrek Bulan: 22 Jenis dari Amabilis hingga Floresensis

Menelusuri Keanekaragaman Anggrek Bulan: 22 Jenis dari Amabilis hingga Floresensis
Poin Penting:
  • 22 jenis anggrek bulan diperkenalkan, masing-masing dengan karakter unik dan habitat berbeda.
  • Phalaenopsis amabilis dikenalkan sebagai bunga nasional Indonesia dengan keindahan dan adaptabilitas tinggi.
  • Beragam spesies anggrek memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda yakni ada yang tumbuh di dataran rendah dan ada yang di pegunungan.

BANDUNG - Di tengah keindahan alam Lembang, tepatnya di Tri Orchid, Adi De Orch memperkenalkan dunia anggrek bulan dengan 22 jenis yang memiliki karakteristik unik masing-masing. Dalam acara ini, ia menjelaskan beragam spesies anggrek bulan yang berasal dari berbagai belahan Indonesia, mulai dari yang dikenal luas seperti Phalaenopsis amabilis hingga anggrek yang lebih langka seperti Phalaenopsis floresensis. Keberagaman ini menunjukkan betapa kayanya flora Indonesia yang dapat tumbuh di berbagai habitat, dari dataran rendah yang panas hingga pegunungan yang sejuk.

Peralihan musim antara kemarau ke hujan disinyalir menjadi pemicu bagi banyak spesies anggrek bulan untuk mulai berbunga, menambah keindahan lanskap. Setiap jenis anggrek bulan memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda-beda; sementara beberapa spesies toleran terhadap panas dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah, yang lain justru lebih cocok untuk lingkungan dingin pegunungan. Misalnya, Phalaenopsis amabilis yang merupakan bunga nasional Indonesia, dikenal dengan ukuran bunga yang dapat mencapai sekitar 10 sentimeter dan adaptabilitasnya yang tinggi di berbagai ketinggian.

Spesies lain yang juga menarik perhatian adalah Phalaenopsis fimbriata dengan bunga lebih kecil, hanya sekitar 4 sentimeter, yang tumbuh optimal pada ketinggian antara 700 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut. Terdapat juga Phalaenopsis javanica yang berukuran bunga 3 sentimeter dan lebih menyukai daerah sejuk, dengan sinonim Phalaenopsis latisepala. Berbeda dengan yang lainnya, Phalaenopsis deliciosa menawarkan bunga lebih kecil sekitar 2 sentimeter dan dapat berkembang dengan baik di wilayah panas, asalkan mendapat tempat teduh dari sinar matahari langsung.

Tak hanya di Javanica, Sumatera juga menjadi habitat bagi berbagai anggrek bulan seperti Phalaenopsis tetraspis, violacea, inscriptio-sinensis, pulcherrima, dan viridis. Dengan kekayaan jenis anggrek bulan ini, masyarakat Blitar diharapkan dapat lebih menghargai flora lokal yang ada di sekitarnya serta membuat upaya pelestarian lebih berorientasi melalui pengenalan dan pembelajaran akan keragaman spesies anggrek yang ada di Indonesia.