Minggu, 04 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pendidikan & Budaya › Menggali Potensi Bonsai Beringin: Seni, Nilai, dan Perawatan di Blitar

Menggali Potensi Bonsai Beringin: Seni, Nilai, dan Perawatan di Blitar

Menggali Potensi Bonsai Beringin: Seni, Nilai, dan Perawatan di Blitar
Poin Penting:
  • Bonsai beringin memiliki nilai jual yang tinggi, bisa mencapai jutaan rupiah.
  • Perawatan bonsai beringin memerlukan waktu dan teknik khusus untuk menghasilkan bentuk yang matang.
  • Komunitas bonsai di Blitar dapat berkembang melalui minat masyarakat terhadap seni tanaman ini.

Bonsai beringin semakin menarik perhatian masyarakat, tidak hanya karena keindahan bentuk batang dan daunnya, tetapi juga nilai ekonomis yang bisa mencapai jutaan rupiah. Thaib Irawan, seorang kolektor bonsai berpengalaman, memberikan wawasan mendalam mengenai koleksi bonsai beringin yang dimiliki, yang mencakup berbagai jenis dari lokal hingga luar negeri. Koleksi ini meliputi sejumlah varietas seperti beringin kimeng, beringin Korea, beringin Arjuna, dan beberapa jenis lainnya yang memiliki keunikan tersendiri.

Proses perawatan bonsai beringin bukanlah hal yang mudah. Memerlukan waktu dan ketelatenan, Thaib menjelaskan bahwa semakin tua usia bonsai, semakin tinggi pula nilai investasi yang bisa didapatkan. Salah satu contohnya adalah bonsai berusia sepuluh tahun yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp3,5 juta. Nilai bonsai ini tidak hanya bergantung pada jenisnya, tetapi juga pada proses pembentukan yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun.

Proses pembentukan bonsai dimulai sejak tanaman masih muda, di mana akar dan cabang diarahkan dengan metode yang tepat. Pergantian pot secara bertahap menjadi salah satu teknik yang digunakan untuk memperkuat karakter bonsai, menjaga agar pangkal pohon tampil kokoh. Keindahan daun beringin kimeng yang kecil dan lancip menjadi salah satu ciri khas yang menarik perhatian para kolektor.

Dengan semakin banyaknya masyarakat Blitar yang tertarik pada seni bonsai, ada potensi untuk pengembangan komunitas lokal yang peduli terhadap keberlanjutan dan pelestarian tanaman ini. Bonsai beringin bukan sekadar hobi, tetapi dapat menjadi bagian dari seni dan budaya lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui nilai ekonomis yang ditawarkan.