Selasa, 29 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Penerbitan NIB di Kabupaten Blitar Capai 7.859, Sebagian Besar Dari Usaha Mikro dan Kecil

Penerbitan NIB di Kabupaten Blitar Capai 7.859, Sebagian Besar Dari Usaha Mikro dan Kecil

Penerbitan NIB di Kabupaten Blitar Capai 7.859, Sebagian Besar Dari Usaha Mikro dan Kecil
Poin Penting:
  • Penerbitan NIB di Kabupaten Blitar mencapai 7.859 izin dengan dominasi sektor UMK.
  • Sektor perdagangan eceran makanan menduduki peringkat teratas dalam penerbitan NIB.
  • Mayoritas proyek usaha di Blitar tergolong risiko rendah, menunjukkan stabilitas ekonomi.

Kabupaten Blitar mengalami lonjakan signifikan dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan total mencapai 7.859 izin dari Januari hingga 20 Agustus 2023, berdasarkan data rekapitulasi dari sistem Online Single Submission (OSS). Dari jumlah tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar, Bayu Aji Mariska, mengungkapkan bahwa sebanyak 7.855 NIB atau 99,9 persen berasal dari sektor usaha mikro dan kecil (UMK), yang menunjukkan dominasi pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan fasilitas perizinan ini.

Untuk kategori kepemilikan modal, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi dengan 7.857 NIB atau 99,97 persen. Ini mencerminkan kepercayaan pelaku bisnis lokal terhadap potensi ekonomi di Kabupaten Blitar, meski masih banyak izin yang terhambat verifikasi. Data ini juga menunjukkan bahwa sektor UMK berperan vital dalam perekonomian daerah dan merupakan pilar utama dalam penciptaan lapangan kerja di masyarakat.

Melihat lebih dalam ke berbagai jenis usaha, perdagangan eceran makanan lainnya menjadi yang teratas dalam penerbitan NIB, diikuti oleh sektor perdagangan eceran berbagai macam barang, industri kerupuk, keripik, peyek, serta industri gula merah. Dengan total terdapat 10.578 proyek usaha tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Blitar, sektor-sektor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Berdasarkan klasifikasi tingkat risiko, usaha dengan kategori risiko rendah mendominasi dengan 7.677 proyek atau 72,6 persen, sedangkan usaha risiko menengah rendah tercatat 2.120 proyek atau 20 persen. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha di Kabupaten Blitar berfokus pada aktivitas bisnis yang relatif aman dan terukur, berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah.