Jumat, 02 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Pengalaman Touring Jarak Jauh dengan Polytron Fox R: Dari Jakarta ke Jogja Selama 570 Km

Pengalaman Touring Jarak Jauh dengan Polytron Fox R: Dari Jakarta ke Jogja Selama 570 Km

Pengalaman Touring Jarak Jauh dengan Polytron Fox R: Dari Jakarta ke Jogja Selama 570 Km
Poin Penting:
  • Polytron Fox R berhasil menempuh jarak 570 km dari Jakarta ke Jogja dalam dua hari.
  • Penggunaan mode yang tepat berpengaruh signifikan terhadap konsumsi baterai.
  • Perjalanan melalui medan yang bervariasi menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara.

JAKARTA - Dalam upaya untuk mengeksplorasi kemampuan jarak jauh sepeda motor listrik, Polytron Fox R melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Jogja dengan total jarak sekitar 570 kilometer. Perjalanan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan langkah pertama bagi pengendara untuk menjajal daya tahan dan efisiensi kendaraan listrik tersebut dalam kondisi touring. Tak hanya itu, perjalanan ini juga bertujuan untuk menguji konsumsi baterai, performa pada tanjakan, dan biaya pengisian daya di beberapa titik sepanjang rute.

Perjalanan dimulai selepas subuh dari Jakarta, dengan pengendara memilih kecepatan yang relatif stabil di kisaran 60 kilometer per jam dan top speed mencapai 80 kilometer per jam. Di awal perjalanan, pengendara menggunakan mode Sport yang menyebabkan konsumsi baterai menjadi cukup boros. Setelah menempuh sekitar 90 kilometer, sisa daya baterai sudah berada di angka 12 persen. Pengisian daya pertama dilakukan di PLN ULP Cikampek dengan fasilitas fast charging, di mana pengendara kemudian memutuskan untuk mengubah strategi menjadi lebih hemat dengan lebih sering menggunakan mode Drive atau Eco.

Perubahan pendekatan itu terbukti efektif. Pada etape berikutnya, Polytron Fox R berhasil menempuh jarak sekitara 112 kilometer dengan sisa baterai tersisa 4 persen, sebelum melakukan pengisian kembali di wilayah Indramayu. Sesampainya di Tegal, pengendara memutuskan untuk beristirahat sejenak agar perjalanan tetap berlangsung santai, tanpa memaksakan diri ke Jogja dalam sehari. Hari berikutnya, perjalanan dilanjutkan melewati Slawi, Purbalingga, Kebumen, dan memasuki Jogja.

Rute pada hari kedua ini menghadirkan tantangan berbeda dengan jalanan yang naik turun dan melewati kawasan pegunungan. Mode Sport kembali dipilih ketika diperlukan tenaga ekstra, khususnya saat mendahului kendaraan lain atau saat menghadapi tanjakan sulit. Meskipun terdapat juga tanjakan yang dapat dilalui dengan mode Drive, perjalanan tetap berjalan lancar, bahkan ketika hujan deras mengguyur. Pengendara melakukan pengisian daya terakhir di Kebumen, dan melanjutkan perjalanan menuju Jogja tanpa menambah pengisian daya di Wates. Dengan jarak sekitar 110 kilometer masih tersisa, pengendara dengan cermat mencapai Jogja dan mencatat baterai hingga mencapai 5 persen menjelang Tugu Jogja, dengan estimasi sisa jarak sekitar 25 kilometer yang masih bisa ditempuh.