Senin, 05 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Keunikan Ayam Woku Chef Juna: Bumbu Tradisional yang Menggugah Selera

Keunikan Ayam Woku Chef Juna: Bumbu Tradisional yang Menggugah Selera

Keunikan Ayam Woku Chef Juna: Bumbu Tradisional yang Menggugah Selera
Poin Penting:
  • Ayam Woku adalah hidangan khas Sulawesi Utara dengan bumbu rempah yang kaya.
  • Proses pembuatan woku paste melibatkan penggunaan bahan segar dan teknik memasak yang efisien.
  • Chef Juna menekankan pentingnya penggunaan bumbu yang tepat untuk menjaga warna dan rasa khas Ayam Woku.

BLITAR - Dalam upayanya untuk memperkenalkan masakan tradisional, Chef Juna baru-baru ini melakukan 'kitchen takeover' di Jakarta, di mana ia mempresentasikan Ayam Woku, sebuah hidangan khas dari Sulawesi Utara. Hidangan ini dikenal dengan bumbu rempah yang kaya, yang disiapkan secara praktis namun tetap menjamin cita rasa autentik yang memikat. Kesempatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang keunikan bumbu dan teknik memasak yang digunakan dalam masakan ini.

Proses pembuatan Ayam Woku dimulai dengan penyusunan bumbu woku paste yang merupakan kunci dari kekayaan rasa dalam hidangan ini. Chef Juna memilih bawang merah dan bawang putih sebagai bahan dasar, meski menyebutkan bahwa ada variasi yang tidak menggunakan bawang putih. Bahan lain yang turut berperan penting adalah cabai merah dan cabai rawit, dengan penekanan untuk tidak menggunakan cabai rawit hijau agar warna hidangan tetap autentik. Kemiri, jahe, dan kunyit yang merupakan rempah kunci juga dipersiapkan dengan cara yang sangat teliti.

Chef Juna menjelaskan teknik memasak yang efisien dengan memotong bumbu dalam ukuran kecil agar proses penghalusan lebih ringan. Setelah halus, ia menambahkan garam, merica putih, dan sedikit gula untuk mendapatkan keseimbangan rasa. Bumbu kemudian ditumis bersama daun jeruk dan daun kunyit, yang menambah kompleksitas aroma woku paste sebelum digunakan untuk memasak ayam.

Dalam proses memasak, Chef Juna memilih bagian dada dan paha fillet ayam yang masing-masing memberikan tekstur dan rasa yang berbeda dalam hidangan. Hasil akhir dari Ayam Woku ini menampilkan perpaduan warna kuning yang cerah berkat kunyit, aroma yang menggugah berkat daun rempah, serta sensasi pedas yang membangkitkan selera. Hidangan ini tidak hanya sekadar sajian, melainkan juga sebuah eksplorasi budaya kuliner yang patut diapresiasi oleh masyarakat, termasuk di Blitar yang kaya akan ragam masakan tradisional.