- Kotoran burung di Jalan Merdeka Barat mengganggu kenyamanan warga dan pejalan kaki.
- Sudah sebulan pembersihan terkendala, menyebabkan trotoar tampak tidak terawat.
- Keluhan warga mencerminkan pentingnya perawatan kebersihan di kawasan protokol.
Kota Blitar saat ini menghadapi masalah serius terkait kebersihan di Jalan Merdeka Barat, salah satu jalur utama yang berdampingan dengan Kantor Wali Kota. Dalam sebulan terakhir, kotoran burung yang mengendap di trotoar dan badan jalan telah mengganggu kenyamanan warga dan pejalan kaki. Bau menyengat dan tumpukan kotoran yang terlihat menumpuk di trotoar kerap kali membuat lingkungan ini tampak kurang terawat, sehingga menarik perhatian publik yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Keberadaan kawanan burung yang rutin bertengger di kabel dan tiang listrik di sekitar Jalan Merdeka Barat menyebabkan kondisi ini semakin parah. Kotoran yang terus mengalir ke permukaan jalan menyebabkan trotoar terlihat kotor dan menumpuk, terutama pada bagian utara yang mengarah ke Jalan Wilis. Sebagai jalur protokol, kebersihan kawasan ini seharusnya menjadi prioritas, terlebih letaknya yang hanya sekitar 400 meter dari pusat pemerintahan.
Sejumlah warga yang melintas, seperti Bagus, seorang pria berusia 35 tahun, meluapkan rasa ketidaknyamanan mereka. Ia mengungkapkan betapa mengganggunya bau kotoran burung itu, terutama saat cuaca panas. "Kondisi ini sangat mencolok mengingat ini adalah jalan protokol yang seharusnya terjaga kebersihannya," tuturnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pejalan kaki lain yang merasa terganggu saat beraktivitas di sekitar toko-toko yang ada di kawasan tersebut. Mereka menilai bahwa kotoran yang berserakan telah mengurangi kenyamanan dan keindahan lingkungan. Hal ini mencerminkan pentingnya perhatian lebih dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menanggulangi permasalahan ini demi kenyamanan warga Blitar dan pengunjung yang melintas.