- Trader di Blitar dapat memanfaatkan data big money untuk mencari peluang investasi.
- Saham SSIA dan RANS menjadi fokus perhatian berdasarkan analisis pergerakan broker.
- Analisis aliran dana perlu mempertimbangkan banyak faktor, tidak hanya akumulasi.
JAKARTA - Dalam dinamika perdagangan saham, pengawasan terhadap pergerakan big money menjadi strategi penting bagi para trader, termasuk di kalangan masyarakat Blitar. Dengan memanfaatkan data transaksi dari broker, trader dapat menganalisis saham yang menunjukkan tanda akumulasi dan memantau konsentrasi pembelian. Menurut analisis Jonathan Tamrin, dua emiten yang patut dicermati saat ini adalah saham SSIA dan RANS, seiring dengan data transaksi yang menunjukkan tren menarik.
Jonathan menekankan pentingnya analisis aliran dana atau flow sebagai alat bantu bagi trader untuk mengidentifikasi saham-saham yang berpotensi mengalami kenaikan harga. Meskipun demikian, ia juga mengingatkan bahwa data akumulasi bukanlah satu-satunya faktor penentu pergerakan harga. Faktor eksternal seperti kondisi pasar, likuiditas, serta trend transaksi broker juga harus diperhatikan secara seksama sebelum mengambil keputusan investasi.
Dalam penjelasannya, Jonathan mencatat adanya pembelian bersih oleh investor asing senilai Rp2,3 triliun sejak awal bulan September. Dalam periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami peningkatan hampir 2 persen dalam satu pekan. Untuk mengidentifikasi saham-saham menarik, Jonathan menggunakan alat pelacak aliran dana yang telah dikembangkan, yang dapat menyaring saham berdasar aktivitas akumulasi pada hari tersebut.
Kriteria utama yang digunakan mencakup nilai transaksi atau likuiditas yang minimal mencapai Rp10 miliar. Setelah menyusun daftar saham yang memenuhi kriteria tersebut, trader dapat mengecek broker yang melakukan pembelian, besaran nilai transaksi, dan perkiraan harga rata-rata akumulasi. Pengamatan tidak hanya berfokus pada nilai transaksi, tetapi juga pada pola konsentrasi transaksi di berbagai broker. Dengan pendekatan ini, trader di Blitar diharapkan dapat lebih cerdas dalam menyusun daftar pantauan saham, meskipun hasil transaksi broker tidak selalu mencerminkan tujuan akhir setiap investor.