- Indomobil menawarkan motor listrik dengan baterai yang menjadi milik konsumen, bukan sistem sewa.
- Semua tipe motor listrik dijamin dengan garansi selama tiga tahun, termasuk baterai.
- Model Quity Basic dengan jarak tempuh 70 km dijual seharga Rp17,1 juta.
JEMBER - Perkembangan kendaraan ramah lingkungan semakin menggembirakan dengan hadirnya beragam model motor listrik dari Indomobil. Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah sistem kepemilikan baterai yang jelas: konsumen tidak perlu khawatir tentang skema sewa, karena semua tipe motor listrik yang dipasarkan menggunakan baterai lithium yang menjadi milik penuh mereka. Hal ini disampaikan oleh pihak Indomobil E-Motor Jember dalam sebuah kunjungan ke dealer mereka, di mana berbagai informasi penting seputar produk disampaikan kepada publik.
Tidak hanya itu, Indomobil E-Motor juga menawarkan garansi selama tiga tahun untuk setiap model yang tersedia, mulai dari Quity hingga model dengan dinamo bertenaga 3.500 watt seperti Sprinto. Garansi ini mencakup penggantian baterai serta komponen lain yang mungkin mengalami kerusakan akibat cacat produksi. Namun, penting bagi konsumen untuk memahami bahwa garansi akan berakhir jika kendaraan atau baterai dimodifikasi tanpa persetujuan resmi, yang menyoroti pentingnya menjaga integritas produk.
Dalam keterangan lebih lanjut, dealer juga menjelaskan berbagai varian harga, jarak tempuh, dan kecepatan motor listrik. Untuk model Quity, misalnya, terdapat dua tipe yang berbeda: Quity Basic dan Quity Pro. Quity Basic dirancang untuk memberikan jarak tempuh sekitar 70 kilometer dengan kecepatan maksimum mencapai 60 kilometer per jam, dan ditawarkan dengan harga OTR di Jawa Timur sebesar Rp17,1 juta. Ini jelas menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Blitar yang mulai beralih ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Dengan banyaknya pilihan dan dukungan purna jual yang menyeluruh, motor listrik Indomobil tidak hanya menawarkan alternatif transportasi yang efisien, tetapi juga menjamin kepemilikan yang jelas dan layanan yang responsif. Semakin banyak warga Blitar yang berkesempatan untuk merasakan teknologi kendaraan listrik, harapannya adalah dapat berkontribusi pada pengurangan jejak karbon di wilayah kita.