Rabu, 14 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pemerintahan › Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS 2026 di Mimika: Wabup Emanuel Kemong Tekankan Integritas Pelayanan Publik

Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS 2026 di Mimika: Wabup Emanuel Kemong Tekankan Integritas Pelayanan Publik

Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS 2026 di Mimika: Wabup Emanuel Kemong Tekankan Integritas Pelayanan Publik
Poin Penting:
  • Pelatihan Dasar CPNS 2026 di Mimika resmi dibuka oleh Wakil Bupati Emanuel Kemong.
  • Fokus pelatihan adalah pada pembentukan karakter, integritas, dan komitmen pelayanan publik.
  • Akademis dan aktualisasi di unit kerja menjadi bagian penting dari pembelajaran yang berlangsung selama 21 hari.

TIMIKA - Dalam sebuah pembukaan resmi yang dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, Pelatihan Dasar (Latsar) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Mimika tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Emanuel Kemong. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Tongkonan Timika pada Senin, 15 Juni 2026, ini merupakan langkah awal bagi peserta untuk membentuk kompetensi dan karakter mereka sebagai calon aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya, Emanuel Kemong menekankan pentingnya bukan hanya mendapatkan status sebagai ASN, tetapi juga membangun integritas, kedisiplinan, dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir mendukung inisiatif ini, menandakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik.

Pelatihan Dasar tersebut, yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), menjadi syarat wajib bagi semua CPNS sebelum diangkat sebagai ASN secara penuh. Ketua Panitia, Yulianus Pinimet, S.IP., menyampaikan bahwa Latsar ini dirancang untuk tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan tetapi juga membentuk karakter aparatur yang profesional dan berintegritas.

Rangkaian pembelajaran akan berlangsung selama kurang lebih 21 hari, di mana peserta akan menjalani sesi teori, praktek, serta aktualisasi di unit kerja mereka masing-masing. Materi yang disampaikan meliputi wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar ASN, serta manajemen pemerintahan, yang diharapkan dapat membekali setiap peserta dengan pemahaman yang mendalam tentang peran dan tanggung jawab mereka sebagai aparatur negara. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan organizasi serta masyarakat yang dilayani.