Selasa, 06 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Pengalaman Pendakian Gunung Merbabu Via Suwanting: Menyuguhkan Keindahan Alam yang Menakjubkan

Pengalaman Pendakian Gunung Merbabu Via Suwanting: Menyuguhkan Keindahan Alam yang Menakjubkan

Pengalaman Pendakian Gunung Merbabu Via Suwanting: Menyuguhkan Keindahan Alam yang Menakjubkan
Poin Penting:
  • Pendakian Gunung Merbabu via Suwanting menawarkan pemandangan alam yang spektakuler.
  • Rombongan pendaki memulai perjalanan dari Bandung dan transit di Yogyakarta.
  • Penggunaan ojek dari basecamp memudahkan akses ke jalur pendakian.

MAGELANG - Pendakian menuju Gunung Merbabu melalui jalur Suwanting menawarkan pengalaman yang luar biasa bagi para pecinta alam. Dengan ketinggian mencapai 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Merbabu siap memanjakan mata para pendaki dengan sabana yang luas serta pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Jalur ini tidak hanya menyajikan tantangan bagi para pendaki, tetapi juga keindahan alam yang kontras dengan udara dingin yang menyelimuti area pegunungan.

Perjalanan pendakian dimulai dari Bandung, di mana rombongan pendaki memanfaatkan transportasi kereta api menuju Yogyakarta. Sesampainya di kota yang dikenal dengan budaya dan gastronomi yang kaya ini, rombongan melanjutkan perjalanan ke Basecamp Suwanting dengan menyewa mobil Avanza. Biaya sewa mobil sekitar Rp500 ribu per kendaraan, dan rombongan ini memilih untuk beristirahat sejenak di Yogyakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke basecamp.

Setibanya di basecamp pada malam hari, rombongan memutuskan untuk beristirahat agar dapat memulai pendakian dengan tenaga penuh keesokan harinya. Sebelum memulai perjalanan, para pendaki melakukan pengecekan dan registrasi ulang. Untuk mencapai titik awal pendakian, rombongan menggunakan ojek dengan biaya sekitar Rp10 ribu, yang memungkinkan mereka untuk menghemat waktu berharga karena trek dari bawah relatif menanjak.

Setelah registrasi dan berdoa bersama, rombongan pun memasuki jalur pendakian. Pos pertama yang mereka capai adalah Lembah Lempung, dengan ketinggian sekitar 1.560 mdpl. Pada tahap awal, jalur cenderung landai, namun semakin jauh pendakian berlangsung, kontur trek menjadi lebih menantang. Ketika mencapai Lembah Mitoh, para pendaki menyadari bahwa perjalanan menuju pos berikutnya masih memerlukan usaha ekstra. Dengan semangat tinggi, rombongan memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, menjaga stamina untuk menikmati keindahan alam yang akan mereka temui di puncak.