Kamis, 24 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Penyelidikan Pangan Sehat: Menu Makan Bergizi Gratis Diduga Terpapar Arsenik di Blitar

Penyelidikan Pangan Sehat: Menu Makan Bergizi Gratis Diduga Terpapar Arsenik di Blitar

Penyelidikan Pangan Sehat: Menu Makan Bergizi Gratis Diduga Terpapar Arsenik di Blitar
Poin Penting:
  • Menu Makan Bergizi Gratis diduga terpapar arsenik setelah siswa mengalami mual dan muntah.
  • Hasil uji laboratorium sementara masih ditunggu untuk konfirmasi kontaminasi.
  • SPPG perlu evaluasi menyeluruh jika ada bukti adanya kontaminasi setelah hasil lab keluar.

Pada Rabu, 16 September 2026, insiden yang mengejutkan terjadi di Kota Blitar ketika beberapa siswa di SLB Negeri 1 dan SMP Al Muhafizhoh mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan. Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Blitar, Titik Nur Azizah, mengungkapkan bahwa dugaan awal menunjukkan adanya kemungkinan kontaminasi arsenik pada salah satu makanan, khususnya rolade telur. Hingga saat ini, hasil uji laboratorium masih ditunggu untuk memastikan kebenaran temuan ini.

Menu MBG yang terdistribusi kepada siswa terdiri dari nasi putih, rolade telur, kacang kapri, buncis, tahu kuning, serta buah melon. Titik menegaskan pentingnya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika hasil menunjukkan adanya kontaminasi, Satuan Pelaksana Pangan Segar (SPPG) perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses persiapan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan.

Proses memasak untuk batch pertama dimulai sejak dini hari, sekitar pukul 01.00 dan selesai pada pukul 06.00 sebelum didistribusikan kepada siswa pada pukul 06.30 WIB. Titik juga menambahkan bahwa proses pembukaan kembali SPPG Cik Ditiro yang bertanggung jawab atas distribusi ke kedua sekolah tersebut masih menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar. Rekomendasi ini akan diumumkan bersamaan dengan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diperiksa sebelumnya.