Jumat, 16 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Olahraga › Asosiasi Futsal Kota Blitar Berikan Sanksi kepada Atlet SMKN 1 Blitar dan SMAN 1 Srengat Pasca Kericuhan

Asosiasi Futsal Kota Blitar Berikan Sanksi kepada Atlet SMKN 1 Blitar dan SMAN 1 Srengat Pasca Kericuhan

Asosiasi Futsal Kota Blitar Berikan Sanksi kepada Atlet SMKN 1 Blitar dan SMAN 1 Srengat Pasca Kericuhan
Poin Penting:
  • Asosiasi Futsal Kota Blitar memberikan sanksi kepada atlet SMKN 1 Blitar dan SMAN 1 Srengat akibat kericuhan saat pertandingan.
  • Sanksi berkisar dari larangan bertanding 2 hingga 15 pertandingan untuk memastikan disiplin atlet.
  • Mediasi dilakukan untuk memberikan edukasi dan mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Asosiasi Futsal Kota Blitar telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi kepada sejumlah atlet dari SMKN 1 Blitar dan SMAN 1 Srengat akibat terjadinya kericuhan dalam pertandingan futsal yang berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Sanksi tersebut bervariasi, dengan larangan bertanding yang mencapai 15 pertandingan tergantung pada pelanggaran yang dilakukan. Keputusan ini diambil setelah mediasi yang dilakukan oleh pihak Asosiasi Futsal Kota Blitar dan Komisi Disiplin, bertujuan untuk memastikan adanya efek jera dan pembelajaran bagi para atlet yang terlibat.

Budi Eko, Kepala Bidang Pertandingan Asosiasi Futsal Kota Blitar, menjelaskan bahwa mediasi berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026 di Kantor PSSI Kota Blitar. Dalam proses tersebut, sanksi yang diberikan mencakup larangan bertanding di seluruh kompetisi yang diadakan di wilayah Kota Blitar, dengan pengecualian untuk pertandingan di Kabupaten Blitar. Untuk atlet SMKN 1 Blitar, sanksi larangan ini bervariasi antara 10 hingga 15 pertandingan, sementara dua pemain SMAN 1 Srengat yang terlibat dalam insiden tersebut dijatuhi sanksi larangan bertanding selama dua pertandingan.

Budi menyatakan harapannya agar keputusan ini dapat menjadi evaluasi bagi para atlet dan menjaga agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya disiplin dan sportivitas dalam setiap pertandingan, guna menjaga keharmonisan dan rasa saling menghormati di antara sekolah-sekolah di Kota Blitar. Sebelumnya, Asosiasi Futsal Kota Blitar juga telah menjadwalkan pemanggilan pembina futsal dari kedua sekolah untuk membahas insiden tersebut dan mencari solusi yang konstruktif.

Melalui langkah ini, diharapkan dunia futsal di Blitar semakin berkualitas dan para atlet dapat berkompetisi dengan semangat sportivitas yang tinggi.