- Kebakaran kandang ayam milik Muntanah di Desa Geger diduga akibat korsleting listrik.
- Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar, mencakup kandang dan 8.000 ekor ayam.
- Dinas Pemadam Kebakaran Tulungagung mengirim tim pemadam dan berhasil memadamkan api setelah lebih dari satu jam.
Sebuah insiden kebakaran terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Desa Geger, Sendang, Tulungagung, yang melibatkan kandang ayam milik saudara Muntanah. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada instalasi di dalam kandang, yang berlokasi jauh dari permukiman warga. Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar, mencakup hal-hal penting seperti pembangunan kandang dan 8.000 ekor ayam yang berada di dalamnya.
Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, menerangkan bahwa mereka menerima laporan mengenai kebakaran pada pukul 04.30 WIB dan langsung menerjunkan satu armada pemadam kebakaran serta dua mobil penyuplai air ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran mengatasi situasi ini selama lebih dari satu jam untuk dapat memadamkan api yang melahap seluruh bangunan serta fasilitas blower di dalamnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi masyarakat setempat, terutama bagi para peternak yang khawatir akan keselamatan ternak mereka. Dengan adanya insiden kebakaran ini, diharapkan pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Pengelolaan risiko kebakaran di area pertanian dan peternakan perlu ditingkatkan agar kejadian yang merugikan seperti ini tidak terjadi kembali di wilayah Blitar dan sekitarnya.