- Kakek berusia 81 tahun meninggal dunia akibat kebakaran di lahan bambunya.
- Korban diketahui berupaya membersihkan lahan dengan cara membakar sampah.
- Kepolisian saat ini masih menyelidiki kejadian tersebut dan meminta keterangan dari saksi-saksi.
Sebuah tragedi mengguncang komunitas Tuwuhrejo, Kesamben, Blitar, ketika seorang kakek berinisial M (81) meninggal dunia akibat kebakaran di lahan bambunya pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Kejadian tersebut semakin mengundang perhatian publik setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan dengan melibatkan sejumlah saksi dan keluarga korban.
Menurut keterangan Aiptu Muheni, Kasi Humas Polres Blitar, sebelum insiden nahas ini terjadi, korban mempersiapkan diri untuk membersihkan area kebunnya. Sekitar pukul 08.00 WIB, M pergi ke ladangnya dengan membawa peralatan serta korek api untuk membakar sisa-sisa sampah dan daun kering. Diduga, tujuan korban adalah untuk membersihkan lahan dari material yang tidak diperlukan.
Namun, sekitar satu setengah jam setelahnya, istri korban yang berada di rumah mendengar suara aneh yang berasal dari lokasi kebakaran. Ketika saksi menuju tempat tersebut, dia mendapati api dijamin membakar area bambu, dan kakeknya dalam kondisi terbakar. Dalam upaya penyelamatan, warga sekitar segera memberikan bantuan untuk memadamkan api, tetapi sayangnya, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Petugas kepolisian dan tim medis segera datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil awal menunjukkan bahwa korban mengalami luka bakar serius di hampir seluruh bagian tubuhnya. Sementara penyebab pasti dari kebakaran ini masih dalam penyelidikan, dugaan sementara menyatakan bahwa M mungkin terjatuh dan terjebak dalam kobaran api setelah membakar sampah. Polisi akan terus mendalami kejadian ini guna mencari tahu lebih lanjut terkait insiden tragis yang menimpa warga lanjut usia ini.