- Latihan mitigasi bencana dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan penanganan karhutla.
- Kolaborasi dengan tim Damkar dan PMI sangat penting dalam pelatihan ini.
- Personel Polres diharapkan dapat berperan sebagai penyuluh dan respons cepat dalam situasi darurat.
Puluhan anggota Polres Blitar Kota telah mengikuti serangkaian latihan intensif untuk meningkatkan kemampuan mitigasi bencana, dengan fokus utama pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Latihan ini dilaksanakan di area terbuka untuk memungkinkan simulasi penanganan bencana secara langsung, yang sangat penting mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi saat ini.
Pelatihan ini dilakukan berkolaborasi dengan berbagai tim profesional, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Melalui kegiatan ini, personel Polres Blitar Kota dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mendalam tentang cara mitigasi dan tanggap darurat terhadap kejadian bencana, yang merupakan hal yang sangat relevan mengingat potensi terjadinya karhutla yang tinggi di wilayah tersebut.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris T. Lalo, menekankan pentingnya pelatihan ini dalam menunjang tugas kepolisian, khususnya dalam hal keselamatan masyarakat. "Dengan cuaca yang tidak menentu dan kemarau panjang, risiko bencana karhutla di wilayah hukum kami meningkat. Oleh karena itu, anggota kami harus memiliki pengetahuan dan kemampuan tambahan dalam menghadapi situasi darurat ini," ujarnya dalam pernyataan kepada detikJatim.
Lebih lanjut, Lalo menekankan bahwa personel tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen penyuluh bagi masyarakat. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang karhutla, diharapkan mereka dapat membantu memberikan edukasi kepada warga, serta siap membantu ketika ada laporan tentang potensi kebencanaan. "Informasi mengenai bencana harus dapat disebarluaskan, sehingga dapat diminimalisir bersama oleh semua pihak," pungkasnya.