Sabtu, 19 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Skrining Kesehatan Gratis Ungkap Potensi Depresi di Kalangan Pelajar Blitar

Skrining Kesehatan Gratis Ungkap Potensi Depresi di Kalangan Pelajar Blitar

Skrining Kesehatan Gratis Ungkap Potensi Depresi di Kalangan Pelajar Blitar
Poin Penting:
  • 4.503 peserta dari skrining kesehatan menunjukkan gejala depresi dan kecemasan.
  • 3.616 dari peserta yang teridentifikasi adalah pelajar berusia 7 hingga 17 tahun.
  • Dinkes berencana membuat hotline untuk mendukung kesehatan mental remaja.

Hasil dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa 4.503 pelajar dan warga setempat mengalami gejala depresi serta kecemasan dalam periode pemeriksaan yang berlangsung dari Januari hingga 18 September 2026. Dari total 353.342 peserta yang menjalani skrining, angka tersebut menunjukkan tantangan serius yang dihadapi masyarakat kita, terutama di kalangan remaja dan anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, Cristine Indrawati, mengungkapkan bahwa 3.616 dari mereka yang teridentifikasi mengalami gejala depresi dan kecemasan adalah dalam rentang usia 7 hingga 17 tahun. Sementara itu, selebihnya, sebanyak 887 orang berasal dari kelompok usia dewasa dan lansia yang berusia 18 tahun ke atas. Hal ini menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap kesehatan mental remaja, yang kerap kali terabaikan.

Cristine menggarisbawahi bahwa hasil skrining ini bukanlah diagnosis akhir, melainkan langkah awal yang bertujuan untuk mengidentifikasi individu yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Ia juga mencatat, banyak remaja yang mengeluhkan kurangnya tempat yang nyaman untuk berbagi perasaan mereka. Oleh karena itu, masyarakat, termasuk orang tua dan lingkungan pendidikan, diharapkan lebih peka terhadap perubahan perilaku dan kondisi emosional anak-anak serta remaja.

Sebagai respons terhadap situasi ini, Dinkes Kabupaten Blitar berencana memperkenalkan program hotline yang bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengungkapkan perasaan mereka dengan aman. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk lebih terbuka dan mencari bantuan ketika diperlukan, serta memberdayakan komunitas untuk berkontribusi dalam mendukung kesehatan mental di Kabupaten Blitar.