Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Warung Jendil Mbah Yamah: Kuliner Legendaris Ikan Jendil yang Menggoda di Blitar

Warung Jendil Mbah Yamah: Kuliner Legendaris Ikan Jendil yang Menggoda di Blitar

Warung Jendil Mbah Yamah: Kuliner Legendaris Ikan Jendil yang Menggoda di Blitar
Poin Penting:
  • Warung Jendil Mbah Yamah telah berdiri sejak tahun 1970-an dan dikenal dengan olahan ikan jendil.
  • Berada dekat Bendungan Wlingi Raya, warung ini menawarkan suasana makan yang nyaman dengan berbagai pilihan menu.
  • Usaha kuliner ini merupakan bagian dari sejarah kuliner lokal yang terus dilestarikan hingga saat ini.

BLITAR - Di tengah pesona alam Kabupaten Blitar, Warung Jendil Mbah Yamah telah menjadi salah satu destinasi kuliner yang sangat terkenal di kalangan masyarakat setempat dan wisatawan. Terletak di Jalan Selatan Bendungan, Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan, warung ini menyajikan berbagai olahan ikan air tawar, dengan ikan jendil atau patin sebagai menu unggulan. Sejak didirikan pada dekade 1970-an, Mbah Yamah telah menghadirkan cita rasa masakan rumahan yang kaya akan tradisi kuliner Blitar.

Warung ini tidak jauh dari kawasan Bendungan Wlingi Raya, menjadikannya sebagai tempat ideal untuk singgah setelah menikmati pemandangan alam yang menyejukkan. Dengan suasana yang ramah dan makanan yang menggugah selera, pengunjung dapat memilih berbagai macam hidangan seperti jendil kuah pedas, jendil goreng, dan pepes jendil. Tak hanya itu, bagi pecinta masakan tradisional, terdapat juga menu botok jendil dan jendil masak kuning yang dapat dinikmati bersama nasi hangat dan sayuran segar.

Perjalanan Warung Jendil Mbah Yamah merupakan cerita inspiratif tentang ketahanan dan daya tarik kuliner lokal. Mbah Yamah, yang awalnya berjualan secara keliling menggunakan pikulan bambu, kini berhasil mengembangkan usaha tersebut menjadi warung yang ramai pengunjung. Masyarakat begitu menghargai warung ini karena tidak hanya mempertahankan cita rasa otentik masakan jendil, tetapi juga menanamkan nilai-nilai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Saat ini, Warung Jendil Mbah Yamah bukan sekadar tempat makan, tetapi juga saksi bisu dari sejarah kuliner yang kaya di Blitar. Melalui dedikasi dan komitmen untuk menjaga resep warisan, Mbah Yamah telah menjadikan tempat ini sebagai simbol dari kekayaan kuliner daerah yang wajib dicoba oleh setiap orang yang berkunjung ke Blitar.