- Dinas Sosial Kota Blitar memperluas layanan pengaduan desil ke setiap hari akibat meningkatnya keluhan masyarakat.
- Pembukaan layanan harian bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang mengalami perubahan status sosio-ekonomi.
- Dinsos menugaskan petugas di MPP untuk membantu proses pengaduan dan sanggahan agar masyarakat lebih terbantu.
Masyarakat Kota Blitar semakin menyuarakan keluhan mereka terkait perubahan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Merefleksikan respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar mengambil langkah signifikan dengan membuka layanan pengaduan di Mal Pelayanan Publik (MPP) setiap hari. Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia setiap Jumat, namun demi memfasilitasi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam penyesuaian data ekonominya, layanan sekarang akan dibuka setiap hari hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepala Dinas Sosial, Eka Atikah, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini didasari oleh tingginya volume pengaduan yang diterima dari masyarakat. "Kami menyadari bahwa banyak warga yang membutuhkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan mengajukan sanggahan terkait data desil mereka. Dengan membuka layanan setiap hari, diharapkan dapat lebih menjangkau kebutuhan masyarakat dan memberikan dukungan yang diperlukan," ungkap Eka.
Untuk mendukung operasional harian ini, Dinsos kota telah menugaskan dua hingga tiga petugas di MPP. Petugas ini tidak hanya untuk menerima keluhan, tetapi juga memberikan panduan kepada masyarakat mengenai proses sanggahan yang berkaitan dengan perubahan desil. Ketersediaan layanan ini diyakini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini merasa dirugikan atau tidak mendapatkan bantuan sosial yang semestinya.
Langkah konkret ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang terpengaruh oleh perubahan desil, terutama dalam kaitannya dengan akses bantuan sosial yang memadai. Dengan upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial, semoga masyarakat Blitar dapat lebih proaktif dalam menyampaikan pengaduan dan memperoleh dukungan yang mereka butuhkan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.