- Kecelakaan mobil menabrak rombong es teh di Jalan Majapahit pada 25 September 2026.
- Pengemudi diduga masih belajar dan tidak stabil dalam mengemudikan kendaraan.
- Penyelesaian insiden dilakukan secara kekeluargaan tanpa penanganan dari kepolisian.
Sebuah insiden kecelakaan terjadi di Jalan Majapahit, Kota Blitar, pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 12 siang. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil dan sebuah rombong penjual es teh. Menurut keterangan salah seorang saksi, Safi’i, pengemudi mobil diduga masih dalam tahap belajar mengemudi, dengan seorang teman yang menemani dan berperan sebagai instruktur duduk di sampingnya. Mobil yang datang dari arah utara, yaitu Jalan Suryat, sempat terlihat bergerak tidak stabil, bergeser ke kanan dan kiri sebelum akhirnya berbelok ke Jalan Majapahit dan menabrak rombong es teh yang berada di tepi jalan.
Dalam kejadian tersebut, hanya ada satu orang yang sedang menunggu untuk membeli es teh yang menjadi korban, dan ia harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Meskipun ada korban, isu mengenai penyelesaian kecelakaan ini beredar, di mana saksi menyebutkan bahwa pihak-pihak yang terlibat memilih untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan, sehingga tidak ada petugas kepolisian yang hadir di lokasi kejadian.
Dari informasi yang diperoleh, pengemudi dan penumpang yang terlibat dalam kecelakaan masih mengenakan seragam Pramuka. Hingga tanggal 28 September 2026, pantauan di lokasi menunjukkan adanya bekas-bekas kecelakaan, dan rombong penjual es teh tidak tampak, yang menandakan aktivitas jualan masih ditutup. AKP Riena Kusmarlandi Putri, Kasatlantas Polres Blitar Kota, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi yang masuk terkait insiden ini, menunjukkan kompleksitas dalam penanganan kasus kecelakaan di wilayah tersebut.