- Pemilik toko alat pancing di Garum mengalami kerugian hingga Rp 15 juta akibat pencurian.
- Pelaku masuk melalui jendela samping dan berhasil membawa kabur barang berharga.
- Polisi sedang menyelidiki kasus ini dengan memeriksa rekaman CCTV dan mengimbau masyarakat untuk waspada.
Kejadian tragis menimpa salah satu pemilik toko alat pancing di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, yang mengalami aksi pencurian pada dua hari lalu. Pemilik toko, Min, menemukan etalase kaca toko dalam keadaan terbuka saat hendak membuka usahanya pada pagi hari. Dari kejadian tersebut, ia mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta, meliputi berbagai alat pancing berkualitas dan uang tunai yang disimpan di laci toko.
Lebih jauh, Min menjelaskan bahwa pelaku pencurian menggunakan jendela samping sebagai akses untuk masuk ke dalam toko. Sebanyak beberapa joran pancing yang memiliki nilai tinggi dan signifikan bagi usaha yang dijalankannya, berhasil dibawa kabur oleh maling tersebut. Kerugian ini tentunya memberikan dampak yang cukup berat bagi usaha kecil yang ia bangun, yang telah menjadi bagian dari komunitas lokal di Blitar.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian Polsek Garum, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Suparmin, menginformasikan bahwa mereka telah menerima laporan resmi dari pemilik toko dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku. Aiptu Suparmin menyebutkan bahwa berdasarkan analisis awal, diduga satu orang pelaku berhasil masuk melalui pintu timur.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat di sekitar untuk lebih waspada dan proaktif melaporkan segala bentuk tindakan kriminal yang mungkin terjadi. Kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi pemilik usaha lainnya untuk meningkatkan sistem keamanan di toko masing-masing, demi menjaga keselamatan dan keberlanjutan usaha mereka di tengah ancaman kriminalitas yang ada.