Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Hukum & Kriminal › Keterampilan Warga Binaan Lapas Blitar: Menyiapkan Generasi Mandiri Pasca-Pidana

Keterampilan Warga Binaan Lapas Blitar: Menyiapkan Generasi Mandiri Pasca-Pidana

Keterampilan Warga Binaan Lapas Blitar: Menyiapkan Generasi Mandiri Pasca-Pidana
Poin Penting:
  • Pembinaan keterampilan di Lapas Blitar fokus untuk mempersiapkan warga binaan setelah bebas.
  • Wakil Wali Kota menekankan pentingnya lapas sebagai tempat refleksi dan perbaikan diri.
  • Program keterampilan mencakup beternak, bercocok tanam, menyablon, dan menjahit untuk membangun jiwa kewirausahaan.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blitar telah mengambil langkah signifikan dalam pembinaan warga binaannya dengan fokus pada pengembangan keterampilan. Dalam upaya untuk mempersiapkan mereka ketika kembali ke masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana, program-program keterampilan ini dirancang untuk memberikan bekal yang bermanfaat di masa depan.

Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menekankan pentingnya proses pembinaan keterampilan sebagai bagian dari perjalanan introspeksi bagi para warga binaan. "Lapas seharusnya tidak hanya menjadi tempat hukuman, tetapi juga arena untuk merefleksikan diri dan membangun kepribadian yang lebih baik," tuturnya dalam kunjungan baru-baru ini ke Lapas Kelas II B.

Berbagai program yang ada mencakup peternakan ayam petelur, bercocok tanam sayuran, menyablon, dan menjahit. Semua inisiatif ini bertujuan lebih dari sekadar mengisi waktu, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan keterampilan individu yang kelak dapat diandalkan setelah mereka bebas. Elim menambahkan bahwa potensi yang dibangun di dalam lapas dapat menjadi modal untuk membuka usaha sendiri, memberi harapan baru bagi warga binaan yang ingin memulai hidup baru.

Lapas Kelas II B Blitar menunjukkan bahwa melalui pembinaan yang tepat, warga binaan dapat kembali menjadi aset bagi masyarakat. Dengan keterampilan yang mereka peroleh, diharapkan dapat menyiapkan mereka untuk berkontribusi positif di lingkungan sekitar, menciptakan peluang kerja dan mengurangi angka kriminalitas di masa mendatang.